Klakson


Beberapa hari di Thailand dengan beberapa tujuan riset dan wisata,  kami mengendarai bus wisata sehingga tidak sempat menikmati transportasi massal di sana. Jalanan bahkan di Bangkok terhitung tidak begitu macet walaupun tetap nampak ramai. Ada sesuatu yang agak janggal saya rasakan sejak hari pertama sampai keempat, yaitu tidak ada suara kalkson di jalanan seramai apapun itu. Sepertinya saya baru dua atau tiga kali mendengar suara klakson dalam empat hari ini. Mungkin,  klakson hanya dibunyikan untuk saat yang benar-benar mendesa.
Ini berbeda jauh dengan apa yang saya alami di Indonesia. Di jalanan kota kecil semisal Solo atau Kartasura saja,  suara kalkson akan berbunyi keras dan sahut menyahut,  bahkan saat kondisi tidak begitu macet. Sepertinya kita mudah sekali membunyikan klakson tanpa melihat kepentingan dan fungsinya.
Ini mungkin soal budaya,  mental atau apalah itu. Mungkin ini menunjukkan kalau kita memang bangsa yang reaktif,  tidak sabaran,  atau apa…? Wallahu A’lam.

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s