tak Lazim


Tak Lazim
Persoalan di dunia ini memang bukan sekedar boleh dan tidak boleh saja. Ada kalanya juga berkaitan pada lazim dan tak lazim. Ini untuk menggiring kita pada situasi yang lebih luas dari sekedar boleh dan tidak boleh, diperintah dan dilarang.
Hari ini misalnya, saya menguji seorang mahasiswi yang sangat bagus suaranya saat membaca ayat suci al-Qur’an dengan hafalan. Nampak dia berusaha menampilkan performance terbaiknya saat diuji. Saya sangat senang dan mengapresiasinya karena sangat jarang ditemukan mahasiswa yang seperti ini; hafalan bagus, membaca bagus, suara bagus.
Saat saya memintanya untuk menyampaikan hafalan hadis dan kaidah fikih, saya agak terkejut dan geli. Dia membaca hadis dan bahkan kaidah fikih dengan dilagukan sebagaimana saat dia membaca al-Qur’an. Mungkin ada yang berkata; bukankah malah lebih baik ?! atau apakah itu salah ?! Ini yang saya katakan bahwa persoalannya bukan sekedar boleh dan tidak boleh, atau salah dan benar, atau baik dan buruk, akan tetapi pada masalah kelaziman. Tidak lazim melagukan hadis atau kaidah fikih. Serasa aneh.
Saya juga pernah mengalami peristiwa seperti ini saat masih MAN dulu. Ada teman yang ahli dalam masalah qira’ah (melagukan al-Qur’an), dan saat dia diminta untuk membaca teks bahasa Arab yang bukan al-Qur’an, dia pun melagukannya. Bagi beberapa orang, mungkin ini biasa, tapi bagi saya ini terasa aneh hehehe…
Cerita yang sama pernah disampaikan teman yang pernah ke Mesir. Di bandara, salah satu temannya yang sangat ahli nahwu sharaf meminta sopir taksi untuk mengantarnya ke tempat yang diinginkan. Bahasa yang digunakan sangat fasih, lengkap dengan idgham, iqlab, idzhar dan sebagainya. Saking fasihnya, sopir taksi justru menjawab permintaannya dengan kata; “shadaqallahul ‘adzim”, tentunya disertai senyum agak mengejek dan geli.
Ini memang bukan masalah benar dan salah, boleh dan tidak, tapi hanya masalah lazim dan tidak lazim saja. Sesuatu yang benar dan boleh, bila tidak pada tempatnya, akan menjadi tidak lazim, terasa janggal dan aneh.
Surakarta, 16-04-2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s