Editing


Kemarin sore, saya kedatangan seorang teman,  Mas Rustam Ibrahim dan istri. Mas Rustam meminta saya untuk melihat disertasinya yang sepertinya sebentar lagi siap  diajukan  ke ujian terbuka, istilah kerennya diminta mengedit hehe…Mungkin teman saya ini merasa kalau saya yang lebih dulu selesai ini punya kemampuan sedikit lebih baik dan waktu lebih luang. Padahal masalah kemampuan sich sama aja,  masalah waktu luang juga ga jauh beda.
Saya merasa permintaan Mas Rustam sebagai kehormatan karena saya berkesempatan membaca disertasinya sebelum dibaca orang lain,  selain promotor dan co promotornya tentu. Saya bisa dapat data lapangan dan hasil penelitian yang bener2 masih fresh….
Mengedit sebuah tulisan membutuhkan ketelitian,  waktu dan sedikit kemampuan bahasa,  apalagi bila terdapat banyak kalimat yg perlu transliterasi. Bila sedang benar2 mood, saya bisa mengedit sampe larut malam. Ada keasyikan tersendiri. Bukan sekedar karena bisa mengeditnya,  tetapi juga karena informasi dan ilmu yang didapat dari tulisan yang diedit. Selain itu,  mengedit juga bisa “disambi” dengan hal2 lain yang ringan semisal menemani anak yang belajar atau nonton tv.
Jadi, jika tidak menulis,  maka mengedit tulisan pun bisa jadi aktifitas yang tidak kalah bermanfaatnya.
Boyolali,  22 Maret 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s